Ingin Jadi Blogger? Pahami Cara Penulisan Blog dg Baik / Ngocap #5

3:49 AM
Hai girl.
Pembahasan kali ini sedikit berbeda ni dari yang sebelum nya karena aku akan bahas bagaimana sih menjadi blogger dengan kendala-kendala yang sering dialami para blogger, meskipun aku tidak terlalu lama blog nya tapi aku ada pengalaman kemarin ngocap bareng Beautiesquad dan Tim Editor dari Beaury Journal dan dapat banyak pelajaran tentu nya yang aku bahas ini girl aku akan berbagi dengan kalian juga kok.

Sebelum proses penulisan, tentu kita perlu mencari ide terlebih dulu, yang cukup sering terjadi adalah "MENTOK IDE"
Di Beauty Journal sendiri, kami tiap hari publish artikel 10/hari. Jadi kalau mencari ide memang perlu ngulik dan aware dengan hal-hal di sekitar dan di luar circle kita
Yang paling utama saat mencari ide artikel adalah, cari dulu apa yang lagi trending. What's trending on social media? Bisa lihat Instagram, YouTube, atau kalau masih main Twitter, bisa juga lihat di sana
This is one of great sources, karena sekarang semua orang pasti pakai social media
Next source to find ideas is from people around us
Temen-temen di kantor lagi pada ngomongin apa sih? Atau temen-temen di sekolah/kampus, temen arisan/rumpi atau saudara lagi asik bahas apa? Ini juga bisa jadi sumber ide kita untuk buat artikel
Misalnya, di kantor Beauty Journal obrolan pas makan siang lagi pada saling tanya ni anak-anaknya, lipstik lokal favoritnya apa. Ya kami tim editorial jadi ngeh, "ohh, kita bikin aja beberapa artikel seputar lipstik lokal. Belum pernah dibuat nih di BJ."
Sumber lain yang bisa dipakai juga adalah Google Trends. Nanti pada cobain yah buka https://trends.google.com/
Walau nggak spesifik banget datanya (karena ini free), at least kita ada gambaran apa sih yang banyak nongol di sana
contoh ya: aku search "lipstik", lokasi udah di-set di Indonesia, dan waktunya 3 bulan terakhir (menggunakan Google Trends).
hasilnya kaya gini, ada related topics, dan ada related queries.

kadang memang hasil yang muncul agak "apaan sih nih", tapi ada juga insights yang bisa kita ambil. aku jadi tahu malah ada brand Ozera. lalu jadi kelihatan juga kalau lipstik pixy dan lipstiknya Ivan Gunawan banyak juga yang nyari. hal-hal seperti ini bisa jadi peluang kita sebenernya untuk buat artikelnya.

Kita Mulai ke Artikelnya
Beauty article sendiri tipenya macam-macam ya, jadi sebelum kita nulis, harus tahu dan ditentukan dulu mau seperti apa. Umumnya, beauty article punya tipe seperti ini:

Review
Kalau review, sudah pasti perlu ada beberapa poin yang dibahas seperti kemasan, klaim, ingredient, cara pakai, pendapat, harga produk dan bisa dibeli di mana.
Misal kalau kita nyorotin soal kemasan.  Kelihatan simpel ya, tapi mungkin ada informasi yang orang lain gak bisa tahu kalau belum pernah pegang atau pakai produknya. Sesimpel kita beli setting spray, eh tapi pasti dipencet, spray-nya nyebarnya nggak rata atau malah terlalu kencang. Hal-hal seperti ini yang perlu disampaikan juga ke pembaca supaya mereka lebih aware juga.

Rekomendasi 
Kita juga perlu jelaskan secara singkat apa yang bagus dari produk-produk tersebut.
Misal kita mau buat artikel 5 rekomendasi liquid foundation merek lokal. Nah, di isinya, kita perlu kasih tahu beberapa informasi untuk tiap produk -- apa yang buat produk itu beda dari yang lain? Apakah harganya, ingredient-nya, pilihan warnanya yang banyak? Sebisa mungkin dikasih tahu alasannya.

Tips
Usahakan mulai dari tips yang practical dan bisa membantu pembaca. Kalau tips-nya sulit dan merepotkan untuk dilakukan/dibuat (misal, harus cari bahan xxxxx di Pasar xxxx. Ya gimana yaa, gak semua orang tinggal di kota yang sama atau mau niat ngubek pasar). Semakin gak practical, audience yang bisa kita engange makin dikit

Interview juga penting
Siapa tahu di sini ada yang datang ke event-event product launch tertentu, bisa sekalian interview brand manager atau orang-orang di balik event itu untuk artikel. Sebelum interview, kita harus tentukan tema besarnya, mau menyoroti dari angle mana, lalu kembangkan pertanyaan-pertanyaan untuk tema tsb. Usahakan untuk tidak menanyakan pertanyaan yang terlalu umum, atau kalau memang perlu nanya pertanyaan umum buat mencairkan suasana dulu, ya jangan kebanyakan/keterusan ya 😂

Tutorial
Artikel tutorial dan semua tipe artikel perlu dikasih foto/image pendukung yang bagus. Orang suka lihat foto. Foto/image yang kita taruh di dalam artikel juga bisa bantu readers supaya nggak bosan. Kalau 1 artikel 700 kata isinya tulisan semua, potensi orang untuk close tab atau bosan semakin tinggi.

Kata kak Griss yang sangat penting itu.Semakin jelas struktur artikel, semakin mudah juga saat ditulis
Versi singkat mungkin bisa dari point-pointnya. Contoh aku buat artikel tentang kesalahan pakai foundation. Kalau cuma nulis ide "Kesalahan pakai foundation" saja, pas waktu nulis bisa buang-buang waktu isinya mau dibikin kaya gimana. Lain cerita kalau saat nulis ide, sudah ditulis juga poin-poin pembahasan di dalamnya mau seperti apa.

Misal: Kesalahan seputar aplikasi foundation :

  • - Belum melakukan skin prep dengan baik
  • - Pakai foundation saat primer masih basah
  • - Menggunakan aplikator yang kotor

Semakin jelas apa saja yang mau dibahas, semakin enak kita nulisnya. Kalau bisa, saat taruh ide, sudah ada juga kerangka besar artikel untuk memudahkan diri kita sendiri. Artikel yang bagus bisa buat pembaca:

  • - Belajar sesuatu
  • - Melakukan sesuatu
  • - Merasakan sesuatu

Artikel yang bagus akan mendorong pembacanya untuk ikut coba (bisa tips/tutorial/produk), merasakan suara/opini dari penulis (bisa bagus/buruknya produk, atau merasa relevan dengan pengalaman/ceritanya)

TANYA JAWAB

TANYA
Apa kesulitan terbesar buat temen-temen beauty journal  khususnya kak griss dalam meng-create sebuah artikel? dan gimana solusinya?
kak griss tadi sempat bilang "struktur artikel". aku belum paham kak.. struktur artikel itu sebenarnya apa kak griss? dan sepeerti apa sih kak struktur artikel yang benar ?
JAWAB
Kami lebih menganggap kesulitan sebagai challenge ya biar optimis semuanya bisa dilalui 😂
Challenge di Beauty Journal gak jauh-jauh seputar mengolah 1 topik untuk jadi beberapa angle yang berbeda dan fresh.
Karena kami online media yang setiap hari harus menaikkan artikel-artikel dan topik di kolam "Beauty" kan seperti yang kita tahu itu-itu saja ya, gimana caranya supaya bisa selalu ada artikel yang fresh itulah yang jadi challenge kami setiap harinya 😄
Solusinya lebih ke melatih tim editorial untuk punya skill mengolah topik yang lebih kreatif. Misalkan dari 1 topik "lipstik lokal", sebenarnya banyak angle yang bisa kita bahas. Contoh:


  • 1. Rekomendasi Lipstik Lokal Bernuansa Nude yang Tidak Buat Wajah Terlihat Pucat
  • 2. 5 Brand Lipstik Lokal yang Perlu Anda Ketahui
  • 3. Lipstik Lokal yang Harganya di Bawah Rp100.000 Namun Punya Kualitas Memuaskan


Nah, cara pikir dan melatih untuk lihat angle dari berbagai macam sisi ini yang aku coba ajarkan dan terapkan di tim Beauty Journal
Struktur artikel maksudnya kerangka artikel Ariani. Hahahhaa, maaf yaa gak jelas 🙏🏻
Pembuatannya kira-kira meliputi 3 aspek ini:


  1. 1. Intro: be creative, bisa menyoroti fear/desire, atau masalah
  2. 2. Isi artikel: poin-poin penjabaran. Usahakan sistematis.
  3. 3. Closure: kesimpulan, pertanyaan balik untuk engagement atau mengundang audience untuk komen (call to action).

Be objective dan sebisa mungkin hindari statement terlalu judgemental.
Di bagian isi artikel, kita bisa break down per penjabaran dalam 1 subtitle supaya pembaca lebih enak bacanya

TANYA
Kak, bisa dijelaskan tulisan yang seperti apa sih bisa tembus ke beauty jurnal, ketentuannya seperti apa? Apa ada reward setiap tulisan yang tembus ke beauty jurnal? Pengen lebih kenal dengan beauty jurnal 😁

JAWAB
Sekarang mengirim tulisan untuk Beauty Journal bisa melalui register di SOCO, lalu pilih menu Write Article di sana.
Kriteria penulisan yang kami lihat adalah tulisan yang rapi (minim bahasa gaol/manjahhh😂), informatif (minimal bangettt 300 kata), relevan untuk pembaca BJ (yang mostly usianya 18 - 35), dan juga lengkap dengan gambar/foto pendukung.
Sekarang kami lagi develop sistem poin untuk reward di SOCO. Namun selain itu, artikel yang tayang di Beauty Journal bisa dapet exposure lebih ke pembaca kami. Yang terseleksi pun akan di-post di social media Beauty Journal sehingga bisa dibaca lebih banyak orang

Okay jadi sekian yang bisa aku share buat kalian semoga bermanfaat ya girl.

No comments:

Powered by Blogger.